Sekda Sri: Revisi RTRW Tak Sekadar Dokumen
POSKOTAKALTIMNEWS, SAMARINDA: Pemprov Kaltim menganggap penting atas revisi atau peninjauan kembali Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Kaltim.
Sekda Provinsi Kaltim, Sri
Wahyuni menjelaskan, revisi Perda RTRW Tahun 2025 ini akan ditinjau kembali
yang nantinya akan ditetapkan menjadi Perda RTRW tahun 2023-2042.
"Yang jelas,
peninjauan kembali ini atau revisi ini tidak lepas dari mandatori RPJMN.
Kenapa, karena melalui revisi ini kita akan menghubungkan konektivitas,
hilirisasi dan memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan baik di daerah,"
ucap Sekda Sri Wahyuni, usai membuka konsultasi publik pertama, tentang revisi
Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Kaltim, yang digelar Dinas PUPR
Kaltim, di Odah Etam Komplek Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Kamis (8/10/ 2026).
Menurut Sri, memastikan
pertumbuhan ekonomi ini maksudnya adalah, terwujudnya keadilan dan mendukung
pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Artinya, revisi ini,
sambung Sri, tak hanya menyusun dokumen saja. Tetapi, dokumen ini dapat
mendukung kebutuhan semua pihak. Implementasinya, agar ada kepastian hukum yang
memberikan ruang-ruang untuk pertumbuhan bagi pembangunan Provinsi Kaltim.
"Kita harapkan revisi
ini tidak hanya jadi dokumen RTRW saja. Tapi, bagaimana mendukung pemanfaatan
ruang yang lingkungan alamnya tetap terjaga dengan baik," jelas Sri.
"Harapannya, melalui
konsultasi ini dapat menjadi rujukan dan revisi ini bisa bermanfaat untuk
pembangunan daerah yang berkelanjutan," pesannya.
Plt Kadis PUPR Kaltim, H
Irhamsyah menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti 160 perwakilan. Mulai OPD
Pemprov Kaltim, instansi vertikal, tokoh lingkungan, DPRD Kaltim, Bappeda
Kabupaten dan Kota hingga Perusda Pemprov Kaltim.
Konsultasi publik ini
bertujuan agar menyusun revisi materi teknis dan rancangan peraturan daerah
tentang RTRW provinsi guna mewujudkan penataan ruang wilayah yang aplikatif
serta responsif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kita berharap
terwujudnya ruang yang selaras, menjadi fondasi Kaltim yang produktif,
inklusif, tangguh dan berkelanjutan," harap Irhamsyah.
Hadir Ketua DPRD Kaltim H
Hasanuddin Mas'ud, OPD terkait Pemprov Kaltim, Perusda Pemprov Kaltim, Instansi
Vertikal, Bappeda se Kaltim, Tim Gub, akademisi dan tokoh lingkungan, dan DPRD
Kaltim.(mar)